Muslimat NU Kota Bogor Gelar Pengajian dan Marhabanan di Rumah Dinas Wali Kota Bogor Sambut HUT ke-81 RI
Ketua Muslimat NU Kota Bogor, Ustadzah Dini Mirandini, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pengajian yang berlangsung dengan nuansa merah putih itu menjadi simbol semangat kebangsaan sekaligus ukhuwah Islamiyah.
Muslimat NU Kota Bogor Gelar Pengajian dan Marhabanan di Rumah Dinas Wali Kota Bogor Sambut HUT ke-81 RI
Kota Bogor – Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Bogor menggelar kegiatan Zikir Doa Bersama Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026), di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Jalan Raya Pajajaran No. 42, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Kegiatan yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus PC dan PAC Muslimat NU, perangkat organisasi, jamaah pengajian Muslimat NU, serta jamaah berbagai majelis taklim se-Kota Bogor.
Ketua Muslimat NU Kota Bogor, Ustadzah Dini Mirandini, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pengajian yang berlangsung dengan nuansa merah putih itu menjadi simbol semangat kebangsaan sekaligus ukhuwah Islamiyah.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat menggelar pengajian di rumah dinas. Terima kasih atas segala fasilitas yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Semangat 45 kita hadirkan melalui kebersamaan dan seragam merah putih yang dikenakan jamaah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadzah Dini juga menyampaikan bahwa kegiatan marhabanan yang dilaksanakan merupakan bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW.
“Tadi kita telah melaksanakan marhabanan. Kita meyakini kehadiran Rasulullah SAW secara ruhani sebagai bentuk keberkahan bagi majelis ini. Kehadiran seluruh jamaah juga menjadi keberkahan tersendiri,” katanya.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan sohibul bait agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta dijauhkan dari segala marabahaya. Menurutnya, doa bersama dan pembacaan rawi diharapkan menjadi wasilah turunnya keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Bogor.
“Semoga doa-doa yang dipanjatkan dan pembacaan rawi yang kita lantunkan menjadi keberkahan, memperkuat persatuan, serta menjaga silaturahmi antar majelis taklim ibu-ibu se-Kota Bogor sehingga terwujud keharmonisan dan kebersamaan,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Muslimat NU Kota Bogor memiliki tiga program strategis yang terangkum dalam gerakan MUSTIKA, yaitu Mustika Mesem (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem), Mustika Segar (Muslimat Cantik Sehat dan Bugar), dan Mustika Darling (Muslimat Cantik Sadar Lingkungan).
Sementara itu, Hj. Dida, Penasehat Muslimat NU Kota Bogor, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya muhasabah dan perjuangan melawan hawa nafsu dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk melakukan mutajaah dan muhasabah terhadap diri sendiri. Perjuangan yang paling berat saat ini adalah melawan hawa nafsu. Alhamdulillah, melalui wasilah Ketua Muslimat NU Kota Bogor, kita dapat menyelenggarakan pengajian di Rumah Dinas Wali Kota Bogor,” tuturnya.
Adapun tausiah disampaikan oleh Ustadzah Sripurwati, S.Pd. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk bersyukur karena telah memasuki bulan Rabiul Awal, bulan yang penuh keberkahan karena menjadi bulan kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW.
“Kita patut bersyukur telah memasuki bulan Maulid. Mari perbanyak membaca shalawat sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW,” pesannya.
Pada kesempatan itu, Ustadzah Sripurwati juga memimpin doa menyambut bulan Rabiul Awal dengan harapan agar Allah SWT melimpahkan keberkahan kepada seluruh jamaah dan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebangsaan tampak mewarnai seluruh rangkaian acara, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar jamaah majelis taklim Muslimat NU se-Kota Bogor.
Pewarta: Abdul Mun’im Hasan




