PC Muslimat NU Kota Bogor Siap Perkuat Kolaborasi dengan Pemkot melalui Program Mustika
Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Bogor melakukan silaturahmi dengan Pemerintah Kota Bogor di Balai Kota Bogor, Senin (27/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi dan kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan sosial, kesehatan, dan lingkungan di Kota Bogor.
PC Muslimat NU Kota Bogor Siap Perkuat Kolaborasi dengan Pemkot melalui Program Mustika
Kota Bogor – Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Bogor melakukan silaturahmi dengan Pemerintah Kota Bogor di Balai Kota Bogor, Senin (27/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi dan kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan sosial, kesehatan, dan lingkungan di Kota Bogor.
Dalam kesempatan itu, Ketua PC Muslimat NU Kota Bogor, Ustadzah Dini Mirandini, memaparkan sejumlah program unggulan yang telah dan akan terus dikembangkan bersama berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Bogor.
Menurut Dini, Muslimat NU Kota Bogor memiliki tiga program strategis yang terangkum dalam gerakan MUSTIKA, yaitu Mustika Mesem (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem), Mustika Segar (Muslimat Cantik Sehat dan Bugar), dan Mustika Darling (Muslimat Cantik Sadar Lingkungan).
“Kami berharap program-program yang dijalankan Muslimat NU dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Bogor. Muslimat NU siap berkolaborasi dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah,” ujar Dini Mirandini.
Ia juga menyampaikan optimisme bahwa peran perempuan, khususnya kader Muslimat NU, dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyambut baik berbagai program yang digagas Muslimat NU Kota Bogor. Ia menilai organisasi perempuan terbesar di lingkungan Nahdlatul Ulama tersebut memiliki jaringan yang kuat hingga tingkat akar rumput.
“Kami siap berkolaborasi. Jika yang bergerak adalah Muslimat, maka masyarakat akan lebih mudah menerima program-program yang dijalankan karena kedekatannya dengan warga,” kata Dedie.
Dedie juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bogor akan menggelar Festival Merah Putih dalam rangka menyemarakkan bulan kemerdekaan. Salah satu kegiatannya adalah pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih setiap hari selama pelaksanaan festival.
Selain itu, ia menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pendidikan keagamaan melalui kebijakan Peraturan Daerah Diniyah Takmiliyah, khususnya bagi para pendidik dan pegiat pendidikan agama. Menurutnya, kegiatan pengajian dan pendidikan keagamaan menjadi bagian penting yang terus mendapat perhatian Pemerintah Kota Bogor.
“Rumah rakyat terbuka untuk semua. Pemerintah akan terus mendukung berbagai elemen masyarakat yang berkontribusi dalam pembangunan, termasuk organisasi kemasyarakatan dan keagamaan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor menjelaskan bahwa bantuan hibah yang diberikan kepada organisasi kemasyarakatan merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam meringankan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kesbangpol juga mengingatkan pentingnya pelaporan kegiatan secara berkala sebagai bagian dari penilaian indeks kinerja organisasi kemasyarakatan. Laporan tersebut menjadi salah satu indikator dalam menentukan kelayakan penerimaan hibah pada periode berikutnya.
“Organisasi kemasyarakatan yang aktif dan memberikan kontribusi kepada masyarakat harus terus didukung. Karena itu, pelaporan kegiatan secara berkala menjadi penting sebagai bentuk akuntabilitas dan evaluasi kinerja,” ungkap perwakilan Kesbangpol.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil silaturahmi melalui program-program konkret yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Bogor.
Dengan semangat kolaborasi, PC Muslimat NU Kota Bogor optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan pelestarian lingkungan.
Pewarta: Abdul Mun’im Hasan








