Ulama Al-Azhar Berduka, Syaikh Dr. Ali Jum’ah Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Habib Abdul Hadi Al Jaelani
Kabar duka menyelimuti dunia Islam. Ulama Al-Azhar sekaligus mantan Mufti Agung Mesir, Syaikh Dr. Ali Jum’ah, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya ulama, dai, dan tokoh tasawuf Ahlussunnah, Habib Umar bin Hamid bin Abdul Hadi Al Jaelani, yang berpulang ke rahmatullah saat menjalani perjalanan ilmiah dan dakwah di Jakarta. Belasungkawa tersebut disampaikan Syaikh Dr. Ali Jum’ah melalui akun media sosial resminya yang terverifikasi.
Ulama Al-Azhar Berduka, Syaikh Dr. Ali Jum’ah Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Habib Abdul Hadi Al Jaelani
KAIRO — Kabar duka menyelimuti dunia Islam. Ulama Al-Azhar sekaligus mantan Mufti Agung Mesir, Syaikh Dr. Ali Jum’ah, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya ulama, dai, dan tokoh tasawuf Ahlussunnah, Habib Umar bin Hamid bin Abdul Hadi Al Jaelani, yang berpulang ke rahmatullah saat menjalani perjalanan ilmiah dan dakwah di Jakarta.
Belasungkawa tersebut disampaikan Syaikh Dr. Ali Jum’ah melalui akun media sosial resminya yang terverifikasi. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan duka mendalam atas wafatnya almarhum yang dikenal sebagai sosok alim, pendidik, dan dai yang konsisten menebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
“Dengan hati yang beriman kepada ketetapan dan takdir Allah, serta penuh kesedihan dan kepasrahan, kami menyampaikan belasungkawa kepada umat Islam, para ulama, para dai, serta kalangan tasawuf Sunni atas wafatnya kekasih kami, Habib Umar bin Hamid bin Abdul Hadi Al Jaelani,” ujar Syaikh Dr. Ali Jum’ah.
Menurut Syaikh Dr. Ali Jum’ah, almarhum wafat ketika tengah menjalankan misi ilmiah dan dakwah, membawa pesan tabligh, penyebaran ilmu, serta pengabdian dalam melayani agama Allah SWT. Ia menilai kepergian Habib Umar Al Jaelani sebagai kehilangan besar bagi umat Islam.
“Allah memilihnya berada di jalan dakwah. Penutup kehidupannya adalah sebagai hamba yang bekerja untuk agama-Nya, dan perjalanan hidupnya merupakan perjalanan orang-orang yang jujur,” lanjutnya.
Syaikh Dr. Ali Jum’ah juga menggambarkan almarhum sebagai ulama berkepribadian luhur, berasal dari keluarga terpandang dalam keilmuan dan nasab, serta dikenal berakhlak mulia, berwibawa, dan teguh dalam manhaj Ahlussunnah wal Jamaah.
“Beliau memadukan antara ilmu, amal, dakwah, dan pembinaan umat. Jauh dari gemerlap sorotan dunia, namun dekat di hati banyak orang. Pengaruhnya tetap hidup melalui murid-murid dan para pecintanya,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Syaikh Dr. Ali Jum’ah memanjatkan doa agar Allah SWT menerima seluruh amal, ilmu, dan dakwah almarhum, serta memberikan ketabahan kepada keluarga dan para murid yang ditinggalkan.
“Kami memohon kepada Allah agar menerimanya di kalangan orang-orang saleh, menjadikan ilmu dan dakwahnya sebagai pemberat timbangan kebaikan, serta menghibur keluarga dan para muridnya dengan kesabaran dan keteguhan,” pungkasnya.
Wafatnya Habib Umar bin Hamid bin Abdul Hadi Al Jaelani menambah daftar ulama dunia yang berpulang dalam khidmah dakwah dan ilmu. Umat Islam di berbagai belahan dunia pun diajak untuk meneladani keteladanan, keikhlasan, serta keteguhan almarhum dalam menyebarkan ajaran Islam yang damai, moderat, dan menyejukkan.
“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.”
Sebagai informasi bahwa Habib Umar bin Hamid Al Jaelani akan mengisi tausiyah di Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah Surabaya dalam rangka menghadiri Haul Romo Yai Asrori Al Ishaqi RA pada hari Jum’at 04 Sya’ban 1447 H/ 23 Januari 2026 M.
Beliau adalah keturunan Syaikh Abdul Qodir Al Jaelani RA yang selalu rutin ikut hadir di Haul Akbar Surabaya.
Pewarta: Abdul Mun’im Hasan





