Ketua RMI NU Kota Bogor Siapkan Program Penguatan dan Kemandirian Pesantren
Ketua Pengurus Cabang Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (PC RMI NU) Kota Bogor, KH. Badru Salam, M.Ag., menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan kemandirian pesantren selama masa khidmat lima tahun ke depan. KH. Badru Salam mengatakan, pihaknya akan mengawali rangkaian kegiatan dalam rangka Milad ke-52 RMI dengan menggelar Lailatul Ijtima, kemudian dilanjutkan anjangsana kepada para sesepuh pondok pesantren di Kota Bogor.
Ketua RMI NU Kota Bogor Siapkan Program Penguatan dan Kemandirian Pesantren
Kota Bogor — Ketua Pengurus Cabang Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (PC RMI NU) Kota Bogor, KH. Badru Salam, M.Ag., menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan kemandirian pesantren selama masa khidmat lima tahun ke depan.
KH. Badru Salam mengatakan, pihaknya akan mengawali rangkaian kegiatan dalam rangka Milad ke-52 RMI dengan menggelar Lailatul Ijtima, kemudian dilanjutkan anjangsana kepada para sesepuh pondok pesantren di Kota Bogor.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memohon doa restu kepada para kiai dan sesepuh pesantren dalam menjalankan amanah kepengurusan RMI NU Kota Bogor.
“Kami memohon doa restu kepada para sesepuh pondok pesantren di Kota Bogor agar diberikan kelancaran dalam berkhidmat di RMI Kota Bogor, serta mampu membangun sinergi selama masa amanah lima tahun ke depan,” ujar KH. Badru Salam.
Ia menegaskan, program-program RMI NU Kota Bogor akan dijalankan dengan tetap mengedepankan khittah dan nilai perjuangan para founding father pesantren. Nilai tersebut meliputi prinsip tathawwur (berkembang secara bertahap), tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), dan i’tidal (lurus dan tegak) sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pesantren.
Selain itu, RMI NU Kota Bogor juga mengusung moto “KHARISMA”, yakni Kreatif, Harmonis, Responsif, Mandiri, Intelek, dan Aktif sebagai semangat organisasi dalam mengembangkan pesantren yang adaptif dan berdaya saing.
Sementara itu, Ketua PCNU Kota Bogor, Ir. H. Edi Nurokhman, berharap PC RMI NU Kota Bogor mampu merajut konsolidasi dan memperkuat sinergi demi kemajuan pesantren di Kota Bogor.
Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis sebagai basis lahirnya kader ulama yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
“Pesantren merupakan basis lahirnya kader-kader ulama yang berhaluan Aswaja An-Nahdliyah. Karena itu, RMI harus mampu membangun konsolidasi dan sinergi untuk kemajuan pesantren di Kota Bogor,” katanya.
Pewarta: Abdul Mun’im Hasan





