PC Pergunu Kabupaten Bogor Gelar Rapat Kerja di Ponpes Riyadul Ulum: Mantapkan Sinergi, Profesionalitas, dan Program Penguatan Guru
Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC Pergunu) Kabupaten Bogor menggelar Rapat Kerja (Raker) pada Minggu (30/11/2025) di Pondok Pesantren Riyadul Ulum. Pesantren bersejarah ini merupakan peninggalan almarhum KH Mukhtar Royani, sosok pejuang NU yang dikenal gigih dalam memperjuangkan pendidikan dan dakwah di Kabupaten Bogor.
PC Pergunu Kabupaten Bogor Gelar Rapat Kerja di Ponpes Riyadul Ulum: Mantapkan Sinergi, Profesionalitas, dan Program Penguatan Guru
Bogor — Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC Pergunu) Kabupaten Bogor menggelar Rapat Kerja (Raker) pada Minggu (30/11/2025) di Pondok Pesantren Riyadul Ulum. Pesantren bersejarah ini merupakan peninggalan almarhum KH Mukhtar Royani, sosok pejuang NU yang dikenal gigih dalam memperjuangkan pendidikan dan dakwah di Kabupaten Bogor.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Workshop Pendidikan yang menghadirkan para pakar pendidikan dari lingkungan PC Pergunu Kabupaten Bogor. Melalui workshop ini, para peserta mendapatkan penguatan wawasan dan strategi pendidikan yang relevan untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
Kegiatan raker terselenggara berkat dukungan penuh dari PAC Pergunu Kecamatan Caringin yang menjadi tuan rumah kegiatan Syahriyahan bulan ini. Hadir pula perwakilan dari berbagai PAC Pergunu se-Kabupaten Bogor, menjadikan suasana raker semakin hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Ketua PC Pergunu Kabupaten Bogor, Hj Lilis Fauziyah Balqis, menegaskan bahwa sinergi adalah kunci untuk menguatkan gerak organisasi.
“Pergunu tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus membangun sinergi di antara seluruh anggota agar setiap program berjalan dengan baik dan membawa maslahat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa khidmah menjadi fondasi utama perjuangan para guru NU.
“Keberkahan akan datang ketika kita menjalankan amanah organisasi dengan keikhlasan. Khidmah di NU, terutama di Pergunu, adalah jalan yang insyaAllah membawa kebaikan bagi diri kita dan masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Hj Balqis juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas dan profesionalitas guru-guru Pergunu agar dapat menjawab tantangan zaman.
“Guru-guru Pergunu harus tampil sebagai pendidik yang unggul. Kita dituntut untuk terus belajar, berkembang, dan beradaptasi dengan kebutuhan zaman,” tuturnya.
Ia kemudian menutup sambutannya dengan harapan agar hasil raker menjadi komitmen bersama.
“Saya berharap setiap keputusan raker ini benar-benar kita jalankan bersama. Jika kita solid, insyaAllah Pergunu Kabupaten Bogor dapat menjadi pelopor kemajuan pendidikan di wilayah kita,” ucapnya.
Sementara itu, Dewan Pakar Pergunu Kabupaten Bogor, KH Ahmad Yani, menekankan pentingnya program-program peningkatan kapasitas anggota.
“Kami ingin ada pelatihan bahasa, kelas persiapan kuliah luar negeri, dan kerja sama dengan berbagai lembaga yang memberi manfaat bagi anggota. Pergunu harus menjadi wadah yang membuka peluang dan memperluas wawasan,” ungkapnya.
Melalui diskusi yang intens, raker menghasilkan sejumlah keputusan penting, di antaranya penetapan program kerja dari 9 departemen, pelaksanaan Workshop Pendidikan secara berkala, peningkatan kualitas anggota melalui kegiatan Syahriyahan, penetapan iuran anggota sebesar Rp10.000 per bulan, penyusunan ulang database anggota, serta penguatan kerja sama dengan berbagai pihak yang berperan dalam pengembangan pendidikan.
Raker juga merekomendasikan agar pencetakan Kartu Tanda Anggota (KTA) mewajibkan setiap anggota menyertakan foto dengan seragam resmi Pergunu.
Dengan terselenggaranya raker di pesantren peninggalan pejuang NU, kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi PC Pergunu Kabupaten Bogor untuk terus memperluas manfaat, memperkuat kapasitas anggota, serta berperan aktif dalam memajukan pendidikan di wilayah Tegar Beriman.
Pewarta: Hakim Hasan






