Warta

Silaturahmi ke Rais Syuriah PCNU Kota Bogor, RMI Diharapkan Jadi Pionir Islam Wasathiyah dan Penguat Pesantren

Jajaran pengurus Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) PCNU Kota Bogor menggelar silaturahmi ke kediaman Rais Syuriah PCNU Kota Bogor, KH Musthofa ABN (Abah Toto), di Kompleks Yayasan Islam Center Al-Ghazaly, Jl. Cempaka No.06 Kotaparis Kota Bogor, Jawa Barat Pertemuan hangat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua RMI PCNU Kota Bogor, KH Badru Salam, dengan didampingi oleh KH Muhammad Alwi (1/6/26) Senin. 

Silaturahmi ke Rais Syuriah PCNU Kota Bogor, RMI Diharapkan Jadi Pionir Islam Wasathiyah dan Penguat Pesantren

Kota Bogor – Jajaran pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) PCNU Kota Bogor menggelar silaturahmi ke kediaman Rais Syuriah PCNU Kota Bogor, KH Musthofa ABN (Abah Toto), di Kompleks Yayasan Islam Center Al-Ghazaly, Jl. Cempaka No.06 Kotaparis Kota Bogor, Jawa Barat.

Pertemuan hangat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua RMI PCNU Kota Bogor, KH Badru Salam, dengan didampingi oleh KH Muhammad Alwi (1/6/26) Senin.

Dalam kesempatan tersebut, Abah Toto menyampaikan apresiasi mendalam dan menaruh harapan besar terhadap kiprah RMI NU ke depan. Ia berharap momentum silaturahmi ini membawa dampak positif yang nyata bagi kemaslahatan pondok pesantren, khususnya di wilayah Kota Bogor.

 

“Alhamdulillah, mudah-mudahan dengan silaturahminya RMI ke Syuriah dapat berdampak untuk kemaslahatan pondok pesantren,” ujar Abah Toto.

 

Lebih lanjut, Abah Toto menekankan pentingnya peran RMI dalam membumikan konsep moderasi beragama. Menurutnya, RMI harus mampu menerjemahkan makna Islam Wasathiyah (moderat) yang selama ini terus digagas dan diwariskan oleh para ulama dan kiai NU.

“Diharapkan (RMI) bisa menerjemahkan dari makna Islam Wasathiyah yang digagas oleh ulama-ulama kita, kiai-kiai kita, dalam hal menjadi pionir dan menjadi semangat dalam keberagamaan. Semangat dalam meneduhkan masyarakat yang ada di kita, serta menjaga persatuan dan kesatuan,” tambahnya.

Selain mendorong penguatan ideologi yang meneduhkan, Rais Syuriah PCNU Kota Bogor ini juga mendoakan agar RMI mampu mengawal lahirnya generasi emas yang unggul. Ia berpesan agar cita-cita tersebut diwujudkan melalui keseimbangan antara penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) serta Penguatan Iman dan Takwa (Imtak), yang dibingkai oleh keluhuran budi pekerti.

Pertemuan ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi pengurus RMI PCNU Kota Bogor dalam menjalankan roda organisasi dan bersinergi dengan seluruh pondok pesantren di Kota Bogor.

 

Pewarta: Abdul Mun’im Hasan

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button