NU Care-LAZISNU Kota Depok Targetkan Distribusi 10 Ribu Plastik Qurban
NU Care-LAZISNU Kota Depok menargetkan distribusi 10 ribu plastik qurban untuk mendukung pelaksanaan penyembelihan dan pembagian daging qurban di wilayah Kota Depok. Program tersebut direncanakan mulai berjalan pekan depan melalui jaringan UPZIS dan JPZIS di tingkat kecamatan hingga ranting.
NU Care-LAZISNU Kota Depok Targetkan Distribusi 10 Ribu Plastik Qurban
NU Care-LAZISNU Kota Depok menargetkan distribusi 10 ribu plastik qurban untuk mendukung pelaksanaan penyembelihan dan pembagian daging qurban di wilayah Kota Depok. Program tersebut direncanakan mulai berjalan pekan depan melalui jaringan UPZIS dan JPZIS di tingkat kecamatan hingga ranting.
DEPOK — NU Care-LAZISNU Kota Depok menargetkan distribusi 10 ribu plastik qurban untuk mendukung pelaksanaan penyembelihan dan pembagian daging qurban di wilayah Kota Depok. Program tersebut direncanakan mulai berjalan pekan depan melalui jaringan UPZIS dan JPZIS di tingkat kecamatan hingga ranting.
Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU Kota Depok, Sodiqul Anwar, mengatakan pihaknya saat ini tengah menyiapkan skema pencetakan plastik berlogo resmi NU Care-LAZISNU Kota Depok sebelum didistribusikan kepada para penerima.
“In syaa Allah kami sedang menyiapkan skema cetak plastik berlogo NU Care-LAZISNU Kota Depok. Minggu ini mulai running penyebaran,” kata Sodiqul Anwar, Senin (18/5/2026).
Menurut Sodiqul, sasaran distribusi plastik qurban tersebut adalah seluruh UPZIS dan JPZIS se-Kota Depok. Selain untuk mendukung kegiatan qurban, program ini juga diharapkan dapat menjadi sarana penguatan gerakan infak masyarakat.
“Nantinya penerima diarahkan untuk berinfak semampunya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap JPZIS dan UPZIS akan mendapatkan jatah sebanyak 100 lembar plastik qurban. Namun, apabila ada pihak yang membutuhkan jumlah lebih banyak, maka hanya diwajibkan mengganti biaya cetak.
“Per JPZIS dan UPZIS kami beri 100 pcs. Kalau ada yang meminta lebih dari ketentuan, maka cukup mengganti biaya cetak saja,” jelasnya.
Sodiqul menambahkan, mekanisme distribusi akan dilakukan melalui UPZIS di masing-masing wilayah agar penyaluran lebih tertata dan tepat sasaran.
“Untuk JPZIS nanti pengambilannya melalui UPZIS setempat,” tutupnya.



